Pemuda diharapkan memiliki peran besar dalam membantu penanggulangan epidemi HIV/AIDS di Indonesia. Betapa tidak, penduduk usia muda merupakan yang paling tinggi terinfeksi HIV. Data Departemen Kesehatan RI menunjukkan, secara kumulatif hingga Juni 2008 terdapat 18.963 kasus HIV/AIDS (6.277 HIV positif dan 12.686 AIDS). Dari jumlah itu, sekitar 53 % terjadi pada kelompok usia 20-29 tahun, disusul dengan kelompok usia 30-39 tahun sekitar 27 %. Dengan latar seperti itu, secara nasional pemerintah menetapkan peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) tahun ini dengan tema “Yang Muda Yang Membuat Perubahan”. Secara internasional, Hari AIDS Sedunia (HAS) yang diperingati setiap tahun pada 1 Desember mengambil tema “Kepemimpinan”.
Menko Bidang Kesejahteraan Rakyat, selaku Ketua KPA Nasional, Aburizal Bakrie dalam sambutannya di Buku Panduan Pelaksanaan Peringatan Hari AIDS Se-Dunia Tahun 2008 mengatakan bahwa kepemimpinan pemuda dalam upaya menanggulangi epidemi ganda AIDS dan narkoba di tanah air akan mengubah jalannya epidemi. Menurut Aburizal, pemerintah pusat dan daerah harus mendorong kepemimpinan pemuda khususnya dalam upaya pencegahan penularan HIV. Sementara itu puncak peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) tingkat Provinsi Jawa Barat akan berlangsung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Banceuy, pada Sabtu, 13 Desember 2008. Sejumlah kegiatan akan digelar, di antaranya seminar/diskusi tentang HIV/AIDS, lomba poster antarwarga binaan,kegiatan olahraga, dan sejumlah pentas seni. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur baik pemerintah maupun LSM yang aktif dalam penanggulangan AIDS. Melalui penyelenggaraan peringatan HAS 2008 di Lapas Banceuy ini, diharapkan informasi tentang pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS dapat tersosialisasikan dengan baik, termasuk kepada warga binaan yang ada di lingkungan Lapas Banceuy di mana seluruh penghuninya terkait dengan kasus narkoba.
Seperti diketahui, hingga September 2008, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mencatat secara kumulatif terdapat 4.051 kasus HIV/AIDS (1.726 HIV positif dan 2.325 AIDS). Dalam beberapa tahun terakhir, sekitar 67 % kasus HIV/AIDS disebabkan penggunaan jarum suntik tidak steril di kalanganpengguna narkoba suntik.
Sekilas Sejarah Hari AIDS Sedunia (HAS) Konsep Hari AIDS Sedunia (HAS) berawal dari Pertemuan Puncak Menteri-menteri Kesehatan untuk Program Pencegahan AIDS pada tahun 1988. Konsep ini kemudian diambil alih oleh pemerintah, lembaga-lembagainternasional serta lembaga amal (charities) di seluruh dunia. Hari AIDS Sedunia diperingati setiap tanggal 1 Desember untuk meningkatkan kesadaran akan pandemi AIDS global akibat penyebaran infeksi HIV.Dari tahun 1988 hingga 2004, badan PBB untuk menanggulangi AIDS, UNAIDS menjadi ujung tombak kampanye Hari AIDS Sedunia, memilih tema tahunan dengan konsultasi dengan lembaga-lembaga kesehatan global lainnya. Pada tahun 2005 tanggung jawab ini diambil alih oleh Kampanye AIDS Sedunia, yang kemudian memilih Stop AIDS: Tepati Janji sebagai tema utama peringatan-peringatan Hari AIDS Sedunia hingga 2010, dengan sub-tema yang lebih spesifik yang dipilih setiap tahunnya.
Tema ini tidak digunakan hanya untuk Hari AIDS Sedunia tapi juga sepanjang tahun dalam upaya meningkatkan kesadaran akan HIV/AIDS dalam konteks kegiatan global lain termasuk Pertemuan Puncak G8. Kampanye AIDS Sedunia juga melaksanakan kampanye-kampanye lokal di seluruh dunia, seperti Kampanye Stop AIDS Mahasiswa, sebuah kampanye peningkatan kesadaran HIV yang menyasar orang muda di Inggris.
The Journalist is Bayu Putra Label:
Dokter Albert Schweitzer, seorang dokter misionaris di pedalaman Afrika dan seorang pemenang hadiah nobel pernah menyatakan bahwa: ”The real doctor is the doctor within.” Yang beliau maksudkan adalah bahwa sesungguhnya diri kita sendirilah yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang kita derita. Berikut adalah artikel yang saya ambil dari buku CREATE YOUR OWN CHEESE. Sering kita tidak menyadari bahwa ketika kita mengalami sakit yang parah, satu-satunya yang dapat menyembuhkan diri kita adalah diri kita sendiri. Para dokter dan pengobatan yang kita terima sesungguhnya hanyalah stimulan bagi proses kesembuhan kita. Tubuh kita sendirilah -- melalui mekanisme imunitas tubuh, sel-sel darah putih dan organ-organ tubuh lainnya -- yang bekerja mengatasi dan menyembuhkan penyakit kita. Nah siapakah yang mengendalikan kerja sel-sel dan organ internal kita? Meskipun setiap individu sel dalam tubuh kita pada prinsipnya memiliki proses berpikir, tetapi keseluruhan harmoni atau keselarasan kerja setiap sel dikendalikan oleh pikiran bawah sadar kita. Apa artinya ini? Kalau kita bisa mengendalikan pikiran bawah sadar kita, berarti kita dapat sepenuhnya mengendalikan kerja setiap individu sel dalam tubuh kita untuk membangun tubuh yang sehat dan terbebas dari berbagai penyakit.
Tubuh Memiliki Mekanisme Penyembuhan Sendiri Your body is a miraculous self healing mechanism built to look after anything that happens to it. Dalam bukunya Mind Power, John Kehoe menjelaskan bahwa tubuh kita sesungguhnya memiliki mekanisme untuk memperbaiki atau menyembuhkan dirinya jika ada sesuatu yang terjadi padanya. Pada saat tubuh kita terluka misalnya, sel-sel darah putih segera bergerak menuju bagian yang terluka untuk memerangi infeksi sedangkan sel-sel darah lainnya segera membekukan darah kita dan menutup luka tersebut. Semua sepertinya terjadi otomatis; kita tidak perlu melakukan apa-apa. Tubuh kita sepenuhnya siap dan mengetahui bagaimana memperbaiki dirinya.Ketika kita makan, tubuh kita segera mencerna makanan tersebut dan mengambil sari-sari makanan untuk diubah menjadi energi yang diperlukan bagi seluruh bagian tubuh kita. Selanjutnya cairan getah bening mengangkut buangan dan sel-sel mati untuk diproses keluar dari tubuh kita. Semuanya terjadi otomatis, kita tidak perlu memikirkannya maupun mengendalikannya. Demikian pula kalau tangan kita patah. Apakah dokter yang menyembuhkannya. Bukan. Dokter hanya memperbaiki letak dan posisi tulang kita serta memasang ”gips” agar tulang kita tidak bergerak. Namun proses penyembuhan selanjutnya dilakukan oleh tubuh kita sendiri.Jadi ketika kita atau anggota keluarga kita mengalami sakit yang cukup parah, kita harus meyakini bahwa tubuh kita sendirilah sebenarnya yang dapat menyembuhkan penyakit yang kita derita Kesehatan kita adalah tanggung jawab kita. Kita harus mengambil peranan yang aktif dalam kesehatan dan kesembuhan kita. Karena seperti dikatakan oleh Dr. Albert Schweitzer -- seorang dokter berkebangsaan Jerman, pemenang hadiah Nobel yang mengabdikan dirinya di Afrika – bahwa dokter sejati adalah dokter yang ada di dalam diri kita.Penulis buku, Piece of Mind, Sandy MacGregor mulai mengenal dan kemudian mengembangkan manfaat kekuatan pikiran bawah sadar sesudah mengalami peristiwa kesembuhan anaknya dari sakit asma yang cukup parah melalui teknik relaksasi yang diajarkan oleh dokter yang merawatnya. Dokter itu tidak hanya mengajarkan untuk mengontrol rasa sakitnya, tetapi juga mengajarkan cara menyembuhkan dirinya sendiri. Kisah Kesembuhan oleh Diri Sendiri Berikut adalah kisah menarik yang mungkin dapat memberi kita inspirasi tentang betapa dahsyatnya kekuatan pikiran kita untuk menyembuhkan penyakit yang amat berat. Pengalaman ini diceritakan oleh Martin Brofman setelah memperoleh bimbingan tentang teknik pendayagunaan pikiran dari John Kehoe. Ketika dia berusia tiga puluh empat tahun, dia divonis oleh dokter mengidap tumor otak yang sangat berbahaya dan telah memasuki stadium akhir. Dia diberitahu bahwa hidupnya tinggal 2 bulan sampai satu tahun lagi. Namun dia tidak menyerah dan bertekad untuk menyembuhkan dirinya sendiri.Dia mulai melakukan meditasi dua kali sehari selama lima belas menit. Pada layar imajiner dalam pikirannya, dia memvisualisasikan tumor yang ada dalam otaknya. Setiap kali dia melakukannya, dia menggambarkan bahwa tumornya semakin hari semakin mengecil. Dia dapat membayangkan sel-sel kanker dihancurkan oleh sistem imunitas alami dalam tubuhnya. Dan dia dapat merasakan bahwa setiap dia pergi ke kamar kecil, sel-sel kanker yang mati tersebut dibuang dari tubuhnya. Demikian pula setiap dia merasakan sakit yang luar biasa, dia tidak berpikir bahwa sel-sel kankernya sedang bertumbuh dan menyerang untuk membawanya ke kematian, namun justru dia berpikir bahwa rasa sakit itu karena sel-sel kanker itu mengkerut dan semakin kecil dan semakin kecil.Selain itu dalam keadaan meditasi dia selalu melakukan afirmasi, ”Every day in every way, I am getting better and better.” Dia senantiasa berpikir positif dan optimis. Setiap dia makan, dia selalu meyakinkan dirinya bahwa makanan yang dia makan memberinya energi dan membuat dia semakin sehat dan semakin sehat. Dan rasa cinta dari keluarga dan teman-temannya dia rasakan sebagai kekuatan untuk membantu proses penyembuhannya.Dua bulan setelah dia memprogram ulang pikiran bawah sadarnya, dia memeriksakan dirinya ke dokter. Sang dokter sungguh terkejut ketika mengetahui bahwa tidak
ada sisa tumor sama sekali dalam tubuhnya.
Prinsip-Prinsip Penyembuhan Diri Setiap kita sesungguhnya dapat dan memiliki kekuatan untuk menyembuhkan diri kita sendiri manakala kita menderita sakit yang cukup parah. Tubuh kita diciptakan lengkap dengan sistem dan mekanisme penyembuhan yang secara otomatis mengatasi setiap gangguan yang terjadi dalam tubuh kita. Namun seringkali justru pikiran kita sendiri yang memperparah kondisi penyakit kita. Berikut adalah sejumlah prinsip yang perlu kita perhatikan dalam rangka memelihara kesehatan dan untuk menyembuhkan diri sendiri.
1. Apa yang kita yakini itu yang terjadi Dalam sebuah penelitian tentang efek plasebo terbukti bahwa apa yang kita yakini sangat mempengaruhi apa yang terjadi pada kita. Dalam penelitian itu sejumlah pasien diberi tiga perlakuan obat pengurang rasa sakit yang berbeda: obat ringan, placebo (bukan obat sesungguhnya), dan morfin dosis tinggi.Pasien yang diberi placebo namun diberitahu bahwa itu morfin, ternyata merasa bahwa rasa sakitnya hilang. Sedangkan pasien yang diberi morfin namun diberitahu bahwa dia diberi obat ringan, lebih dari separuh masih merasakan sakit. Apa pun yang diyakini oleh para pasien justru lebih penting dari pada apa yang sesungguhnya terjadi.
2. Sikap kita menentukan kesehatan kita Ketika pertama kali kita tahu bahwa kita mengidap penyakit, biasanya respon awal adalah panik. Pikiran kita kemudian menjadi lumpuh oleh ketakutan. Semakin parah penyakit kita, semakin takut kita jadinya. Menurut Wallace Ellerbroek -- seorang ahli bedah yang akhirnya menjadi psikiater – kita sering memandang penyakit sebagai makhluk asing yang memasuki tubuh kita, bukannya sebuah proses. Jika kita memandang penyakit sebagai suatu proses untuk menuju keseimbangan baru, maka kita dapat membantu proses penyembuhan itu sendiri. Kekuatiran dan harapan negatif kitalah yang menyebabkan penyakit itu. Dengan kata lain, orang-orang yang takut kena penyakit lebih berpeluang untuk terkena penyakit sebab tubuhnya terkena dampak dari ketakutannya sendiri.
3. Obat terbaik adalah tertawa Kita tahu bahwa orang yang tertekan, selalu sedih dan berpikiran negatif lebih sering terkena penyakit daripada orang yang selalu riang dan gembira. Penelitian menunjukkan bahwa kondisi mental yang penuh tekanan seperti: rasa bersalah, kegelisahan, kekuatiran, marah, dan ketakutan dapat menghalangi berfungsinya sistem kekebalan tubuh. Dalam penelitian medis baru-baru ini terbukti bahwa jika kita tertawa, tubuh kita mengeluarkan dua jenis hormon dari otak yang amat penting yaitu enkephalins dan endorphins yang dapat mengurangi rasa sakit, ketegangan dan depresi.
4. Berpikir sehat setiap hari Setiap hari usahakan untuk meluangkan waktu beberapa menit mengisi pikiran kita dengan pemikiran tentang kesehatan dan kekuatan. Kirimkan pesan positif ke aliran darah, jaringan dan sel-sel tubuh kita. Bayangkanlah energi yang mengalir ke dalam tubuh kita. Rasakan bahwa tubuh kita adalah sebuah mesin yang dapat memperbaiki diri sendiri. Latihan ini merupakan penguat dan penyegar tubuh kita.
5. Lakukan afirmasi setiap hari Setiap saat selalu katakan ”Every day in every way I am getting better and better.” Setiap hari saya semakin sehat dan semakin baik. Ingatkan diri kita bahwa tubuh kita dapat sembuh secara alami dan dapat memperbaiki diri sendiri. Afirmasikan senantiasa bahwa ”My body is a healing mechanism.”
6. Meditasi dan visualisasi Salah satu cara mengatasi rasa sakit adalah dengan menggunakan warna. Rasa sakit adalah pertanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres atau tidak seimbang dalam tubuh kita. Jika kita terserang rasa sakit, anggaplah bahwa rasa sakit itu seperti warna merah. Pertama-tama, tingkatkanlah rasa sakit itu di pikiran kita dan bayangkan warnanya semakin merah terbakar. Bila kita dapat meningkatkan rasa sakit berarti kita juga dapat menurunkan intensitasnya. Kemudian bayangkanlah warna merah itu menghilang dan gantikanlah dengan warna favorit anda, misalnya biru, kuning atau hijau. Lihatlah dalam layar mental kita bahwa warna merah menghilang dan berubah menjadi warna baru yang menggantikan.Setiap orang memiliki cara-cara sendiri untuk melakukan visualisasi dalam mengatasi penyakitnya. Yang pasti kita harus yakin dan disiplin secara rutin melakukan teknik visualisasi sampai penyakit itu hilang dari tubuh kita.
The Journalist is Bayu Putra Label:
Dalam kehidupan sehari-hari,kita sering tidak sadar diri tentang kesalahan yang kita buat, kita selalu bisa melihat kesalahan yang dibuat orang lain, secara tidak sadar kita pun sering melakukan perbuatan salah, tapi terkadang kita merasa apa yang kita perbuat sudah benar walau ternyata yang kita lakukan membuat orang lain sakit hati, atau melukai orang lain, atau cara pandang atau konsep diri yang kita buat ternyata memiliki kekurangan atau kekeliruan. Untuk menyadari kesalahan diri sendiri itu sangat susah, kita harus bisa jujur pada diri sendiri, Jujur saja saya mungkin tanpa disadari sering melakukan kesalahan, tapi tanpa tahu mana yg namanya Kesalahan dan mana yang tidak,sering kita secara tidak sadar sudah berbuat Kesalahan, baik yang Kesalahan kecil maupun Kesalahan besar.Coba merenung sedikit tentang pola atau tingkah laku yang kita lakukan,apakah semua yang kita lakukan sudah benar, apakah yang kita perbuat tidakmenyakiti orang lain?, saat ini orang banyak terlena pada egonya "emang gue pikirin yang penting gue Heppy" kalau kita bersikap seperti ini yang terjadi kita akan mendapat musuh yang banyak, karena kita harus sadar kita hidup di masyarakat, kita selalu bersinggungan dengan orang lain, terkadang kita membutuhkan orang lain.Dalam berintropeksi diri kita harus berani merubah pola pikir kita yang memang kita anggap salah,Yang di maksud merubah pola pikir adalah merubah cara pandang. Sering Cara pandang yang salah itulah yang harus kita rubah mulai dari sekarang.Sekarang ini, jarang sekali orang bisa melakukan perubahan pola pikir, kitacenderung mengikuti kebiasaan perilaku yang telah terbentuk dari dalam dirikita, coba kita belajar untuk bisa berubah dan instropeksi diri kita Dengan belajar seperti itu,kemungkinan besar kita akan lebih maju dan bisa memahami permasalahan atau problem,dan bahkan bisa menyelesaikan permasalahan atau problem yang sedang di hadapinya.Intropeksi diri juga bukan media untuk menyalahkan diri kita, apa yang memang sudah sesuai dengan norma, atau sesuatu yang sudah baik, harus kita tingkatkan, jangan sesuatu yang sudah baik dan sesuai dengan norma atau aturan yang ada kita balik menjadi kurang baik, mungkin saat ini menjelang puasa Ramadhan yang kurang dari 1 bulan lagi kita jadikan momentum untuk instropeksi diri kita. Sebagai manusia kita merasanya lebih enak mengomentari orang, secara sekarang banyak banget pencari bakat yang tayang di tv membutuhkan banyak komentator , belum lagi banyak pemerhati yang menanggapi tentang negeri ini tanpa ada perubahan cuma ngomong doang, coba sebelum mengomentari oranglain, kita intropeksi diri dan komentari diri sendiri, sudah baik kah kita saat ini? kalau belum jangan ragu untuk kita bisa berubah, ke arah yang lebih baik.Terkadang saya juga banyak berfikir pada pujian dari rekan sahabat yang mampir atau memberi komentar pada blog atau tulisan saya, dalam waktu sebulan ini saya mencoba berintropeksi diri mempertanyakan apakah saya pantas menerima pujian itu , apakah memang saya sudah jadi manusia yang lebih baik dari lainnya? mungkin lebih baik kita menyadari betapa lemah kita dan kurangnya kita, sehingga kita bisa menjadi orang yang lebih baik. Jadi jangan takut untuk berintropeksi diri sendiri, jangan ragu mengakui kelemahan diri sendiri, jika dengan berintropeksi untuk diri sendiri kita bisa menjadi manusia yang lebih baik di hadapan tuhan dan dihadapan sesama manusia, memang untuk jujur itu sangat berat, tapi itu lebih baik dari pada kita membohongi diri sendiri bukan, mari kita mulai jujur pada diri sendiri,mulai saat ini, untuk kebaikan diri kita sendiri. dan saya meminta bantuan doa kepada sahabat, agar saya tetap ISTIQOMAH intropeksi diri dan lebihmenyadari siapa saya yang sebenarnya dan tak harus memakai topeng kemunafikan, dan menjadi diri sendiri."Mari menjadi pribadi lebih baik dengan Instropeksi diri sendiri".
The Journalist is Bayu Putra Label:
BEROLAHRAGA teratur memang berfaedah bagi kesehatan terutama menekan risiko kanker. Namun demikian, manfaat aktivitas fisik tidak akan ada artinya apabila kualitas tidur relatif buruk. Suatu riset di Maryland Amerika Serikat melibatkan 5.968 partisipan belum lama ini mengindikasikan, tidur dan olahraga adalah dua komponen yang sama-sama penting dalam mempengaruhi risiko kanker. Kualitas dan kuantitas tidur ikut menentukan besar kecilnya risiko kanker khususnya di kalangan wanita. Mereka yang berolahraga teratur memang berisiko lebih kecil mengidap kanker. Tetapi ketika peneliti menelisik kelompok yang termasuk aktif berolahraga, pemenuhan kebutuhan akan tidur ternyata mempengaruhi risiko kanker.Partisipan yang tidurnya kurang dari tujuh jam setiap malam tercatat memiliki risiko 47 persen lebih besar mengidap kanker dibanding mereka yang secara fisik aktif dan tidurnya cukup. Hasil peneltian ini dilaporkan dalam jurnal American Association for Cancer Research.Pimpinan riset, James McClain, dari National Cancer Institute menyatakan timnya belum dapat menjelaskan mengapa kurang tidur dapat menyebabkan wanita lebih rentan terhadap kanker. "Mendapat tidur yang cukup sejak lama memang berkaitand dengan kesehatan," kata McClain Para ahli mengatakan kurang tidur yang sifatnya sudah khronis berkaitan dengan problem obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi , stroke, penyakit pembuluh darah, depres, kebiasaan merokok dan minum alkohol secara berlebihan.Selain itu, penelitian juga menunjukkan orang yang melakukan olahraga teratur berisiko lebih kecil mengidap kanker payudara, kanker usus dan tipe kanker lainnya. Para ahli memperkirakan, olahraga memberikan pengaruh besar terhadap kadar hormon, kekebalan tubuh dan berat badan.
The Journalist is Bayu Putra Label:
Tahun 2006, Greenland mengalami hari-hari mencairnya salju pada ketinggian yang lebih tinggi dibanding ketinggian rata-rata selama 18 tahun. Hasil pengamatan harian menunjukkan mencairnya salju di lapisan es Greenland mengalami peningkatan setiap harinya.

Monitoring terhadap pelelehan saju di lapisan es Greenland secara harian dilakukan dengan Special Sensor Microwave Imaging radiometer (SSM/I) yang berada di pesawat ruang angkasa Defense Meteorological Satellite Program. Sensor akan mengukur sinyal elektromagnetik yang dipancarkan lapisan es dan mendeteksi lelehan salju yang terjadi lebih dari 10 hari lebih lama dari rata-rata yang terjadi pada area tertentu di Greenland.

Dengan adanya hasil pengamatan satelit secara periodik memberikan data dan informasi yang akan membantu para peneliti untuk mengetahui kecepatan alir glacier, banyaknya air dari salju yang mencair dan bergabung dengan lautan disekitarnya, juga untuk mengetahui seberapa banyak radiasi Matahari yang akan dipantulkan kembali ke atmosfer.Jumlah hari dimana terjadi pelelehan di tahun 2006 berada di atas rata-rata proses pelelehan di tahun 1988-2005. Area merah gelap mingindikasikan anomali jumlah hari yang berada di atas rata-rata. Credit: NASA/Robert Simmon and Marit Jentoft-Nilsen

Salju kering dan basah memang terlihat sama jika dilihat untuk pertama kalinya. Tapi salju yang basah dan salju yang mengalami pembekuan kembali, memiliki tingkat penyerapan radiasi sinar Matahari yang lebih tinggi, dan hanya memantulkan 50-60 persen ke atmosfer. Sedangkan salju kering, memantulkan kembali 85 % radiasi Matahari. Dengan kata lain, salju yang meleleh akan menyerap 3-4 kali energi yang sama dibanding salju kering. Ini tentu akan memberi pengaruh yang besar pada persediaan energi di Bumi.

Mencairnya salju di Greenland memberi pengaruh yang sangat besar terhadap luas lapisan es yang terus berkurang dan terhadap tinggi dan dalam lautan diseluruh dunia. Sebagian air yang dihasilkan dari salju yang mencair juga akan mengalir kedalam glacier melalui patahan-patahan dan alur lubang vertikal (moulin), kemudian mencapai lapisan batuan dibawahnya dan melubrikasi (meminyaki, mencairkan) lapisan es diatasnya.

Pengamatan dan studi yang dilakukan sebelumnya oleh Jay Zwally dan Waleed Abdalati dari NASA Goddard menunjukkan, air yang mencair pada musim panas pada dasar lapisan es bisa meningkatkan gerak es dan menyebabkan terjadinya peningkatan level lautan (tinggi dan dalamnya) dengan sangat cepat. Fenomena ini akan mempercepat terjadinya pemanasan global.

The Journalist is Bayu Putra Label:
Jangan sampai kesibukan kantor menjegal kelancaran komunikasi Anda dan pasangan. Di era informasi serba canggih ini, rasanya tak ada alasan untuk berkata, "Sorry honey..I Have no time to call you."

Kebanyakan pasangan muda modern saat ini memiliki karier di luar rumah. Jika Anda termasuk kelompok pasangan bekerja, bisa dipastikan waktu Anda pagi sampai sore tersita untuk kolega atau kesibukan kantor. Tentu saja konsentrasi anda tercurah untuk urusan kantor. Meski demikian, kesibukan Anda yang menggunung tidak oleh melupakan anda pada pasangan anda. Dengan kemajuan zaman yang diiringi dengan pesatnya teknologi komunikasi tentunya jarak dan waktu bukanlah masalah lagi. Sekalipun anda terpisah puluhan kilometer, antar pulau atau bahkan antar negara atau benua. Komunikasi adalah kunci utama keharmonisan sebuah hubungan. Dengan komunikasi yang lancar akan tercipta saling pengertian. Saat keduanya saling memahami kondisi masing-masing, insya Allah, segala prasangka buruk (su'udzon) dan kecemburuan yang membabi-buta tak akan singgah di hati. Bagaimana agar tidak melupakan si dia di tengah aktivitas yang padat?

1. Memelihara Rindu Agar cinta tak lekas padam, kabarkanlah kerinduan di hati Anda. Jika senantiasa memelihara rindu pada pasangan, Anda tentu akan merasa berat berpisah dengannya, meskipun hanya beberapa jam saja. Bukan berarti benak Anda hanya terisi si dia hingga tidak bisa berkonsentrasi menerjakan tugas yang harus selesai secepatnya. Tapi setidaknya, rindu yang bergejolak akan "memaksa" Anda menghubunginya sesibuk apapun Anda.

2. Wajib Hukumnya! Camkan dalam pikiran Anda bahwa berdialog lewat telepon atau sekedar mengirim sms adalah suatu kewajiban. Jika perlu, pasang alarm hp sebagai pengingat waktu agar Anda tidak alasan menghubungi. Awalnya mungkin Anda akan merasa terpaksa melakukan tersebut. Namun seiring waktu, keterpaksaan itu akan berubah menjadi kebiasaan yang menyenangkan.

3. Mencuri Waktu Meski file bertumpuk di meja kerja, tak ada salahnya berenti sejenak. Pintar-pintarlah mencuri waktu. Kirimkan e-mail pada pasangan atau chatting lewat fasilitas messenger selama beberapa menit. Tapi jangan kelamaan. Keasyikan berinteraksi di dunia maya bisa membuat Anda lupa menyelesaikan tugas.

4. Manfaatkan Waktu Istirahat Buatlah janji makan siang dengan pasangan (tentu jika jarak kantor Anda dan dia berdekatan). Manfaatkan waktu menikmati makanan kesukaan di tempat makan favorit Anda berdua. Senda gurau di sela obrolan hangat akan menjadi sarana me-recharge kesegaran fikiran. Hasilnya, bukan tidak mungkin berbagai ide-ide brilian bisa muncul sekembalinya Anda ke kantor.

5. Obat Mujarab bagi Pikiran Buntu Merasa penat atau menemui jalan buntu saat mencari solusi tentang suatu proyek? Cobalah untuk sedikit mengendurkan urat syaraf. Angkat gagang telepon, lalu bicarlah dengan pasangan. Jangan terlalu lama karena bisa mengganggu aktivitasnya disana. Mendengar pertanyaannya tentang kesibukan Anda, joke-joke segarnya, atau janjinya memberi kejutan nanti malam, diijamin, hati Anda akan lebih bergairah melanjutkan pekerjaan yang ada di depan mata.

6. Macet? Tidak Masalah Anda diserahi tugas menemui klien. Kesal karena harus tenggelam dalam lalu-lintas yang macet? Jangan terbakar emosi. Simpan energi untuk berhadapan dengan klien Anda. Dengarkan radio, kaset cd, atau mp3 player yang menempel di telinga, untuk sedikit menenangkan pikiran. Selanjutnya, hubungi pasangan Anda. Suaranya yang khas akan menjadi penyegar bagi pikiran suntuk gara-gara kemacetan yang parah. Sertakan dia di sela kesibukan super padat Anda. Insya Allah bisa menghindarkan rumah tangga dari perselisihan yang tercipta gara-gara miss communication.

The Journalist is Bayu Putra Label:
Sometimes, it takes a little flirting to get someone's attention. Istilah ini begitu pas. Pas untuk Anda yang memang butuh perhatian seseorang yang Anda inginkan. Urusan goda-menggoda ini sudah ada sejak dulu. Bukan hanya kaum laki-laki saja yang bisa melakukannya, semua gender pun terkadang tanpa sadar melakukannya dengan tidak sengaja. Apalagi dengan tunjangan teknologi seperti ponsel dan internet, flirting jadi makin mudah dan menyenangkan.

Sudah bukan zamannya lagi melakukan flirting dengan melakukan hal-hal bodoh untuk mencari perhatian, seperti menjatuhkan buku atau saputangan. Itu sudah kuno! Untuk mendapatkan perhatian si dia, Anda cukup melakukan beberapa hal tanpa perlu peras keringat. Apa saja itu?

Kontak Mata Lakukan kontak mata dengan orang yang Anda incar. Terus tatap dia selama lebih dari 3 detik dengan pandangan yang ramah dan bersahabat, kemudian pandang lah secara sekilas. Kenapa harus agak lama? Karena si dia butuh waktu untuk mengetahui bahwa Anda sedang menggodanya.

Mainkan Jari Anda! Ujung jari kita memiliki sensitivitas yang tinggi. Ujung jari bekerja seperti antena yang langsung mengirim sinyal ke otak. Dengan sentuhan sedikit saja, jika keduanya ada chemistry, sensasi yang dirasakan seperti aliran listrik. Jadi jika Anda tertarik dengan seseorang, berusahalah untuk bisa menyentuh atau menjabat tangannya.

Silangkan Kaki Kaki adalah salah satu bagian tubuh yang dipenuhi urat nadi yang sensitif. Kaki berhubungan langsung dengan otak dan pusat dari alat vital kita. Posisi Anda duduk mengungkapkan perasaan, sikap, dan suasana hati Anda. Silangkan kaki dan goyangkan sepatu mulai jari kaki merupakan salah satu teknik flirting yang paling ampuh untuk dipraktekkan.

Follow His/Her Body Language Ikuti gerak tubuhnya. Saat ia menoleh ke kanan dan ke kiri, cobalah untuk mengikutinya. Kala dia mencondongkan bahunya, juga lakukan gerakan yang sama. Saat dia sadar bahwa kalian melakukan hal yang sama, dia akan merasa bahwa kalian berdua connect dan tune in. Jika si dia memang tertarik, dia pasti akan tersenyum melihat tingkah Anda.

Lip Service Melempar senyum adalah cara terefektif untuk melakukan flirting. Ini juga diakui oleh pakar psikologi dan ahli body language, yang menyatakan bahwa saat terpenting yang bisa membuat Anda terlihat atraktif adalah senyuman yang bersahabat. Berikan senyum terbaik Anda. Kalau si dia memberikan sinyal, tak ada salahnya Anda duluan yang mengucapkan, "Hi". Dan kalau memang ia menyiratkan sifat terbuka, ajak dia ngobrol yang ringan-ringan dulu.

Fokus! Saat ngobrol dengan si dia, beri perhatian dengan menatap langsung ke matanya saat dia bicara. Dengarkan setiap kalimat yang meluncur dari bibirnya. Tersenyum dan tertawalah saat ia melucu, hal itu menandakan Anda memang perhatian pada apa yang dibicarakan. Tapi ingat, jadilah diri Anda sendiri, bersikaplah wajar, dan apa adanya.

Flirting adalah masalah sikap. Yang terbaik adalah ketika Anda merasa percaya diri dan tidak takut menghadapi resiko. Tak ada salahnya menggoda untuk kesenangan, asal Anda tahu batasan-batasannya. Selain teknik flirting, ada juga beberapa hal yang tidak boleh Anda lakukan saat flirting, di antaranya tertawa terlalu keras sehingga mengundang perhatian banyak orang, jangan duduk di antara banyak orang yang pastinya lebih menarik/keren dari Anda karena hal itu bisa memecah konsentrasi si dia pada Anda, dan yang terpenting adalah jangan takut gagal serta tidak perlu memasang target apa-apa. Flirting is so fun, jadi nikmati aja! sumber : kapanlagi.com
The Journalist is Bayu Putra Label:
Body piercing atau tindik tubuh memang sudah jadi hal umum di berbagai negara termasuk negara berkembang seperti Indonesia khususnya Jakarta. Bagi mereka yang melakukan body piercing tentu bertujuan untuk gaya, tapi sayangnya tak semua orang memperhatikan dari segi kesehatan dan keamanan, padahal sembarang melakukannya dapat berakibat fatal.

Belakangan ini baik anak-anak remaja - bahkan orang dewasa - menindik (body piercing) sebagian anggota tubuhnya terutama di bagian-bagian tubuh yang memiliki tulang rawan atau daging yang lunak Seperti bibir, lidah, hidung, telinga, pusar, alis dll. Semakin banyak anggota tubuh yang ditindik tampaknya semakin membuat mereka percaya diri. Lihat saja di media massa seperti layar kaca, para penyanyi atau bintang film - terutama penyanyi Barat - menindik hidung, lidah, pusar dan dihiasi anting-anting kecil. Tetapi dalam soal menindik ini ada satu perkecualian yang dianjurkan yaitu menindik cuping daun telinga. Hal ini dibenarkan agar cuping daun telinga mereka dapat dihiasi giwang / anting-anting. Ini pun umum dilakukan di Indonesia. Bahkan ada yang ditindik sejak bayi. Hal lain yang sedang menjadi tren juga adalah tato (body painting). Semakin hari semakin banyak orang yang tampaknya bangga tubuhnya ditato dengan berbagai macam gambar. Sesungguhnya sayang juga, jika seorang perempuan berwajah molek rupawan namun lengan atau punggungnya penuh gambar. Ada yang dihiasi gambar burung, pedang, bunga dsb. Tatoo dan body piercing sendiri di hampir semua negara bagian Amerika Serikat belum diregulasi dan bahkan ada yang menganggap kegiatan tersebut ilegal. Sejak kegiatan tersebut menjadi populer belakangan ini banyak toko yang menyediakan jasa menindik dan tato tanpa mengindahkan kesehatan para konsumennya. Asosiasi Dokter Gigi se AS sendiri menolak body piercing di lidah, bibir, pipi dan menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap kesehatan. American Academy of Dermatology sendiri telah menolak segala bentuk body piercing kecuali terhadap cuping daun telinga. Bahkan Palang Merah AS dan Kanada menolak donor darah dari mereka yang tubuhnya ditindik atau tatoo dalam jangka waktu setahun karena dikhawatirkan mereka dapat menularkan penyakit berbahaya lewat darah. Jika Anda memang ingin ditindik atau ditatoo sebetulnya Anda beresiko terkena:Infeksi kronis, Pendarahan yang lama, Parut luka (bekas luka), Hepatitis B & C, Tetanus, HIV, Alergi terhadap perhiasan yang dikenakan Abses atau bisul bernanah, Lubang yang membekas di cuping hidung atau alis, Bibir sumbing atau gigi patah, Tersedak perhiasan yang dipasang di lidah Sukar berbicara Bayangkan saja, lidah Anda menjadi sarang bakteri karena dilubangi dan dipasang perhiasan, hidung Anda dapat terkena infeksi atau pendarahan karena ditindik. Selain itu rasa sakit pasti menyertai Anda karena banyak toko-toko yang menyediakan jasa tatoo maupun body piercing tidak menggunakan anastesi dan yang paling fatal adalah jarum yang dipakai. Kemungkinan jarum dipakai bergantian dan tidak steril. Ingat jarum yang dipakai bergantian dapat memindahkan penyakit ke dalam diri Anda. Jika Anda ingin menindik bagian tubuh anda perhatikah hal-hal berikut ini : toko yang menyediakan jasa tatoo maupun body piercing tersebut harus bersih, menghindari penggunaan piercing guns yang belum tentu terjamin kesterilannya, hanya menggunakan jarum sekali pakai dan membuangnya di dalam kontainer khusus, mengsucihamakan barang-barang yang dipakai oleh konsumen, penyedia jasa harus memakai sarung tangan dan masker yang diganti setiap kali berganti konsumen. Setelah ditindik cuci luka dengan alkohol atau sabun bersih. Kalau yang ditindik mulut gunakan obat kumur anti bakteri. Jangan dipegang dengan tangan karena dapat menjadi infeksi. Jika Anda sudah ingin sekali mengikuti trend seperti tatoo mengapa tidak dengan body painting saja, selain aman, tidak sakit, body painting ini gampang dibersihkan.

Lalu mengapa cuping daun telinga aman-aman saja ditindik? Karena daerah tersebut terbuat dari jaringan berlemak (dan memiliki persediaan darah yang sehat jika terjadi infeksi). Karena itu pikir panjang dahulu sebelum menindik anggota tubuh lain selain cuping daun telinga. Lagipula kalau sudah tidak mode lagi maukah meninggalkan banyak lubang di bagian tubuh Anda yang terlihat oleh umum?

The Journalist is Bayu Putra Label: